Rabu, 17 April 2013

Tips Saat Menghadapi UN

Beberapa bulan sebelum Ujian:
  • Persiapkan diri anda secara fisik dan mental.  Jaga kesehatan dan motivasi diri Anda untuk sukses dalam Ujian.
  • Atur dan tingkatkan metode belajar Anda.  Jadwalkan waktu belajar Anda dan cari metode belajar yang cocok untuk Anda.  Anda dapat belajar bersama teman atau kelompok belajar atau ikut les atau kursus untuk meningkatkan kemampuan Anda.
  • Cari tahu format Ujian Nasional dan Carilah copian ujian nasional yang lalu.  Anda boleh gunakan Internet untuk memilih dari begitu banyak contoh-contoh soal UN.
  • Latihlah diri Anda menjawab soal-soal ujian dan uji kemampuan Anda dengan mencocokkan dengan jawaban yang benar.
Beberapa Hari sebelum Ujian:
  • Persiapkan segala sesuatu yang Anda butuhkan dalam proses ujian termasuk alat-alat tulis, kartu ujian, pakaian seragam dan sebagainya.
  • Cari tahu pasti kapan dan di mana ujian Anda dilaksanakan.
  • Istirahat yang cukup setiap malam, agar Anda bisa Fit pada hari ujian.
Pada Saat Ujian:
  • Datanglah lebih awal ke tempat ujian, agar Anda tidak tergesa-gesa dan punya waktu cukup untuk memulai ujian.
  • Tenang dan jangan tegang, berdoa dapat membuat Anda lebih siap menghadapi Ujian.
  • Bacalah terlebih dahulu instruksi atau perintah ujian dan tanyakan kepada pengawas jika ada yang kurang jelas.
  • Dahulukan mengisi soal-soal yang lebih mudah, agar Anda dapat menggunakan waktu ujian yang diberikan dengan efisien.
  • Isilah Lembar jawaban dengan hati-hati, agar menghindari kesalahan pengisian yang dapat membuang waktu Anda.
  • Jika masih ada waktu setelah Anda selesai mengisi soal, periksalah kembali jawaban Anda untuk mengoreksi jika masih ada yang salah.
Setelah Ujian:
  • Tutup dengan doa, Anda telah berusaha, selebihnya serahkan kepada Yang Maha Kuasa yang berkehendak.
  • Jika Anda berhasil lulus Ujian, Selamat!
  • Jika tidak sesuai apa yang Anda harapkan, Ingat bahwa ini bukanlah akhir dari hidup Anda.  Jika ada kesempatan mengulang, tingkatkan usaha dan kemampuan Anda!


_admin_tha_

Senin, 01 April 2013

Kuyang

Aku punya pengalaman, sewaktu masih tinggal di Kalimantan Timur tepatnya di Samarinda.

Aku waktu itu baru pindah ke Samarinda sekitar 3 bulanan lebih. Kebetulan di tempat aku tinggal, kompleks ujung, jadi cuma ada sekitar 5 rumah, di kompleks itu termasuk rumah aku.

Banyak banget isu-isu kalo disitu tempat jin buang anak. Pertama-tama aku nanggapin isu tetangga dengan senyuman karena ga begitu percaya hal-hal yang ga logis, sampai akhirnya aku ketemu sendiri dengan... aku ga tau mesti disebut hantu/setan/jin, yang jelas tidak menakutkan seperti di film-film ,tapi jauh lebih mengerikan.

Aku masih ingat tanggal 15 juni 2007

Malam itu aku disuruh mama untuk pergi ke rumah tante, ngantarin baju pesanan. Aku berangkat jam 5 sore dgn menggunakan sepeda motor. Asik ngobrol-ngobrol dirumah tante bareng sodara-sodara disana, kelupaan. Begitu liat jam udah jam 8, dan mama udah telpon supaya cepat pulang.

Tadinya tante nyuruh anak dia yang cowo buat temenin aku, namanya k'Dio. Tapi, karena aku pikir masih jam segitu dan jalanan masih rame, aku tolak tawarannya tante. Setelah pamit pulang, aku langsung ke motor dan jalan pulang. Ditengah perjalanan aku ngerasa dari kaca spion ada orang rame di belakang tapi jalan kaki, padahal di jalanan aku ga papasan ama orang yang jalan kaki,jadi aku pikir itu cuma halusinasi!! '__'

Pas belok di kompleks rumah, aku liat pos saptam lagi kosong. Ku pikir satpam lagi muter, nyantai aja jalan di kompleks rumah. Pas tepat 2 rumah sebelum nyampe, UUPSSSSS!!(sorry)! aku liat ada perempuan ga pake baju. Ku pikir orang gila, jadi aku gas kenceng tuh motor, langsung masuk ke garasi rumah, tanpa mikir langsung markir motor dan mau nutup pintu garasi. Pas lari mau nutup tuh pintu, "HUWAAAAAAAAAAAAAA" kaget bukan main, ternyata tuh cewe gila uda ada di depan pintu sambil nyengir-nyegir, spontan aku teriakkkk-teriakkk!

uda gitu tenyata itu cewe tiba-tiba lompat-lompat ke arah aku, dan KEPALANYA BENER-BENER COPOT!ISI PERUTNYA NYANGKUT DI PANGKAL TENGGOROKAN, DIA KETAWA NYA GINI"KHRIK.KHRIK"pkoknya ngerii banget!!

Orang-orang rumah yang denger aku teriak pada keluar untuk mendatangi, dan parahnya bukan cuma aku yang ngeliat tuh setan! mereka yang keluar juga ngeliat!! dan aku ga ingat apa-apa setelahnya!

Waktu sadar, aku udah tidur di ruang tamu, plus dikerumunin tetangga-tetangga yang pada mau tau cerita lengkapnya! Dan sewaktu bangun, tangan aku mengepal keras sampai butuh tukang urut untuk ngelurusin ni tangan! Akhirnya di panggil deh ustad bwat usir tuh setan. Kata ustadnya, itu setan ga mau keluar sebelum minta tumbal, dan dia bakal keluar kalo ada tumbal dan segulung rambut. Akhirnya tuh setan dipindahin secara paksa. Tapi anehnya, semenjak kejadian itu Mama sering ajak aku ke dokter psikolog, dengan alasan kalo tidur aku sering ke ruang tamu dan ngobrol-ngobrol sendirian, atau kalau lagi kumpul aku sering ngobrol sendiri, bukan sama siapa-siapa
aku ga nydar loh!serius!!!

Sedih juga, walau udah beberapa tahun, hal ini ga bisa hilang. Kata dokter gara" trauma, tapi kata org pintar, aku masih di ikutin ma tuh setan yang copotin kepalanya di depan aku! walau uda di obatin ga sembuh-sembuh, tapi aku ga pernah merasa aku ngobrol sndiri di saat sadar,tapi keluarga aku bilang sering! Ntah lah, yang jelas aku masih normal dan ga mau ketemu *itu* lagii

ket *setan itu di kalimantan biasa di sebut kuyang*
katanya sih di pake buat pesugihan dll. Tapi bener-bener menyeramkan.

Kuyang si Pemangsa Janin

Percaya atau tidak, ini pengalaman seorang calon ibu diuber-uber kuyang, yang dipercaya masyarakat Tanjung Redep, Kalimantan Timur, sebagai makhluk siluman pemangsa janin dalam kandungan.

Setelah menikah di Jakarta bulan Juni 1994, saya mengikuti suami, kebetulan anggota Polri yang bertugas di Kota Tanjung Redep, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kami berada di kota itu sekitar tiga tahun, dari Juni 1994 - Juni 1996.

Kalau di Bali orang mengenal leak sebagai "hantu siluman" yang dapat membuat orang sakit atau meninggal, maka di daerah Berau, pedalaman Kalimantan Timur, konon ada dukun yang dapat mengubah wujud menjadi binatang, entah kucing atau burung.

Fenomena ini disebut kuyang. Leak dan kuyang memang berbeda. Wujud asli leak konon bisa seorang laki-laki atau perempuan, sedangkan kuyang berwujud asli perempuan saja.
Juga leak Bali sudah canggih-canggih; mereka dapat bersalin rupa menjadi "siluman" motor, mobil, bahkan pesawat. Tapi kuyang hanya dapat berwujud "siluman" burung atau kucing. Sasaran korban leak mulai dari anak kecil sampai orang jompo, sementara kuyang terbatas pada ibu hamil dan bayinya.

Jangan mau diusap perutnya

Maka ketika saya hamil pada awal September 1994, tetangga saya, Bu Sukamto yang asli penduduk Berau, menasihati agar berhati-hati bila bertemu dengan kuyang. Biasanya ia berjalan-jalan pada siang hari untuk mencari mangsa sambil berpura-pura menjajakan barang dagangan.

Ciri-ciri kuyang yang beroperasi di Asrama Polres kami, katanya, seorang wanita berusia sekitar 50-an dan biasanya memakai selendang. Selendang itu untuk menutupi tanda seperti bekas operasi di lehernya. Konon, pada malam hari kepalanya akan memisah dari tubuhnya. Kepala itu akan berubah wujud menjadi burung malam atau kucing.

Dalam memangsa korban, ia tidak pandang bulu dengan usia janin dalam kandungan. Ada beberapa teman yang usia kandungannya baru empat atau lima bulan, kandungannya hilang dimangsa kuyang. Ceritanya, mereka ibu muda seperti saya, dan sebagai pendatang baru di Berau tidak mengetahui cerita tentang sang pemangsa itu.

Pada siang hari, ketika bertemu dengan wanita berselendang itu, perut teman saya diusap-usapnya. Dengan ramah ia bertanya, sudah berapa usia kandungannya. Tanpa curiga, teman saya menjawab, kandungannya baru berusia empat bulan.

Keesokan harinya, ketika bangun tidur, teman saya kaget waktu mengetahui perutnya kembali ke bentuk semula. Ketika memeriksakan diri ke dokter, bayinya sudah benar-benar lenyap tanpa bekas! Hal serupa dialami oleh teman saya yang usia kandungannya lima bulan.

Menurut Bu Sukamto, apabila bertemu wanita itu, dan dia mengusap perut wanita hamil, maka si wanita hamil harus balas mengusap perut si kuyang kembali. Itulah cara melawan kuyang.

Untunglah, selama kehamilan, saya tidak pernah bertemu langsung dengannya, karena ketika ia berkunjung, suami saya selalu berada di rumah. Namun, Bu Sukamto mengingatkan agar saya tetap waspada, sebab kuyang terkenal pantang menyerah sebelum mendapatkan mangsa incarannya. Jalan terakhir yang akan ditempuh adalah saat sang ibu akan melahirkan. Saat itu, ia akan berubah wujud menjadi seekor burung malam atau kucing.

Konon, untuk membedakan kucing biasa dengan kucing jadi-jadian adalah saat ia mendarat di atap rumah. Suara mendaratnya seperti bunyi mobil jatuh, sangat keras dan jelas terdengar. Tentu saja itu akan terdengar kalau kami masih terjaga, dan tidak terkena ajian sirep yang menyebabkan kita tertidur.

Dua hari menjelang melahirkan, tepatnya pada 7 Mei 1995, saya tengah berbincang di ruang makan dengan ibu saya yang baru datang. Hari itu suami saya sudah terlelap tidur, padahal baru pukul 19.30. Hal itu belum pernah dilakukannya. Aneh. Tampaknya, dia terkena sirep. Menjelang pukul 21.00, saat saya pindah duduk, saya mendengar bunyi benda berat jatuh tepat di atap ruang duduk.

Saya tahu kalau itu siluman kuyang. Tapi, saya tidak tahu apa wujudnya, burung atau kucing. Sepuluh detik kemudian yang muncul di kursi yang saya duduki sebelumnya adalah seekor kucing. Dengan matanya yang lapar, ia memandang saya. "Kucing! Kucing!" saya berteriak sekeras-kerasnya sambil cepat-cepat lari keluar.

Suami saya bangun mendengar teriakan saya dan berdiri dengan sempoyongan. Tepat di pintu kamar, ia bertabrakan dengan kucing yang sedang bingung. Suami saya jatuh terjengkang ditabrak kucing siluman.

Para tetangga berdatangan, lalu berteriak dari luar. Ada yang bilang supaya kucing itu diusir saja, ada pula yang mengatakan agar dibunuh saja. Akhirnya, suami saya hanya mengusirnya ke luar lewat pintu depan. Segera kucing itu lenyap tanpa bekas! Selanjutnya, suami dan ibu saya terus berjaga sampai pagi.

Seisi rumah tertidur

Esok harinya, kami memutuskan untuk langsung menginap di rumah sakit supaya aman dari incaran kuyang. Dugaan kami meleset. Menjelang pukul 02.00 ketika sedang jalan-jalan di koridor rumah sakit, saya dan suami melihat wanita tua yang dikenalnya datang dari jauh. Saya disuruh cepat-cepat masuk kamar. Jantung saya berdebar cepat. Tidak pernah saya merasa setakut itu.

Setelah suami saya kembali ke kamar, ia bercerita, si ibu tua itu ngotot mau masuk ke bangsal bersalin. Ketika ditanya keperluannya, dia mengaku sebagai petugas memasak di dapur rumah sakit. Suami saya mengatakan, ia salah arah. Letak dapur bukan di situ tetapi jauh di depan. Dengan setengah memaksa, suami saya menyuruhnya pergi.
Akhirnya, tepat pada 9 Mei 1995 pukul 10.21, saya melahirkan putra pertama dengan selamat. Kami lega. Berakhir sudah "pertarungan" kami mempertahankan bayi dari incaran kuyang.

Akhir tahun 1995, saya hamil kembali. Saya ditinggal oleh suami yang bertugas mengamankan pembangunan pabrik kertas raksasa PT Kiani Kertas di Desa Mangkajang, enam jam perjalanan dengan mobil dari Tanjung Redeb. Saat itu, saya tidak bisa menghindar dari pertemuan dengan siluman kuyang pada siang hari. Untungnya, dia tidak memegang perut saya. Saya pun cepat-cepat menghindar jangan sampai mengobrol dengannya.

Menurut penduduk setempat, orang yang bertatapan mata dengan kuyang akan mendapat kesulitan saat melahirkan. Seorang guru teman saya yang putra asli Dayak, sempat bertemu dan bertatap mata dengan kuyang pada siang hari. Aneh, saat melahirkan ia beserta seisi rumahnya tertidur pulas. Dia hanya bermimpi melahirkan. Tapi ketika ia bangun keesokan harinya, bayi dalam perutnya hilang tanpa bekas! Seisi rumah pun geger!

Saat itu saya hanya berdoa dalam hati supaya kelak dapat melahirkan di luar Pulau Kalimantan. Saya juga percaya, Tuhan tetap lebih berkuasa dari makhluk apa pun di dunia ini. Rupanya, keberuntungan masih berpihak kepada saya. Bulan April 1996, permintaan pindah suami saya diterima. Akhir Juni 1996 kami langsung pindah ke Bali. Sepuluh hari di Bali, saya melahirkan dengan melalui operasi caesar pada 11 Juli 1996.

Pengalaman Misteri di Gunung Bayan

Saya mau cerita tentang pengalaman misteri saya di Kalimantan Timur tepatnya di Kutai Barat Gunung Bayan. Kejadian ini tepatnya pada tahun 2007 silam, dimana saya berkerja di suatu perusahaan tambang.

Begini ceritanya, pada malam itu saya ditugaskan masuk malam, dimana dept.operation tempat saya berkerja lagi kekurangan orang. Sebagai orang baru saya punya inisiatif mengajukan diri untuk membantu team malam supaya semua pekerjaan bisa kita back up.

Tapi dari inilah semua kejadian berawal. Jam 3 sore saya pulang ke camp dengan maksud beristirahat, dan akhirnya saya tertidur pulas sampai jam 5 sore. Didalam tidur saya didatangin seorang wanita yang cantik banget dengan menggunakan busana/pakaian khas dayak. Kalau saya amatin sih dia seperti seorang putri gitu.. sampai akhirnya saya terbangun karena anak buah saya membangunkan saya.

Pas jam 5.30 saya ngerasa berbeda, bukan seperti biasanya. Saya punya perasaan yang aneh, saya ngerasa sepertinya akan ada sesuatu terjadi malam ini. Dalam perjalanan menuju area yang akan saya kerjakan, saya bersama crew saya bercerita tentang wanita.. dimana cerita crew saya agak kotor dan membayangkan hal2 lain nya..

Saya sudah mencegah mereka untuk tidak membicarakan hal yang tak sepatutnya, tapi 4 orang crew saya berkata "Bagus lagi kalau emank ada mas, kan kita bisa kecengin". Dalam perjalanan ke lokasi itu perasaan saya seperti ada yang aneh. Setibanya di depan pintu masuk lokasi dimana di daerah situ masih hutan belantara tiba2 mobil yang saya bawa mogok.

Pada saat mobil itu mogok saya memberanikan keluar untuk memeriksa mobil saya, hanya ditemanin 1 orang memegang senter dan 3 orang didalam mobil.. dan akhirnya saya memutuskan menunggu crew service untuk perbaikan.

Tepatnya jam 9.30 malam perasaan aneh dalam hati saya semakin terasa. Gak lama dari simpang jalan saya melihat seorang wanita yang saya tak bisa bandingkan kecantikan nya dengan wanita lain. Secara sadar saya melihat wanita itu terus mendekatin kami. Setelah sampai wanita itu bertanya, "Apa yang kalian lakukan disini?". Saya menjawab dengan sopan kalau mobil kami rusak. Terus saya ditanya, kamu gak takut ada apa disini, dan saya bilang selama niat hati saya baik ga akan ada yang ganggu. Tetapi ga tau kenapa semua crew saya lari terbirit-birit dan saya panggil mereka, "Kenapa kalian?". Tapi tidak dijawab. Kemudian saya bertanya2 dalam hati, kenapa mereka ya??

Tapi saya cuek aja, dalam hati saya berkata selama masih ada senter saya ngerasa aman. Gak lama wanita itu bertanya lagi, "Kenapa ya teman2mu?". Kemudian saya jawab, "Gak tau tuh dasar aneh". Selama perbincangan itu, saya ngerasa enjoy aja. Kami berbicara banyak, dari kerja sampai suku yang tinggal didaerah ini. Tapi anehnya saya ga ngerasa apa2, wanita itu cerita tentang kehidupan nya dia dan segala hal soal kehidupan suku nya. Saya hanya terkagum2 dengan cerita nya dan kecantikan dia tentu nya.

Gak lama tepatnya jam 11.00 malam akhirnya datang juga crew service, dan wanita itu pamitan ma saya sambil berkata kalau tuan nya suka sama saya. Saya dikasih foto sama dia seorang cewek dan anehnya foto itu adalah cewek yang saya mimpi kan sebelumnya. Pas saya menoleh kearah mobil yang datang, saya mau antar tuh wanita sebagai rasa terima kasih saya tetapi tiba2 dia hilang. Saya ngerasa aneh dan pegang kepala saya, sambil bertanya2 kemana wanita itu??

Gak lama saya mendengar crew service dan crew saya datang mendekat. Kalian semua pasti gak percaya dengan perkataan mereka. Dengan muka pucat crew saya berkata, "Pak Rico kenapa gak lari??". Kemudian saya bertanya, "Emank nya kenapa?". Akhirnya mereka cerita kalau wanita yang bicara dengan saya tadi setengah dari wajahnya rusak alias hancur dan kakinya tidak ada hanya setengah badan. Saya kemudian termenung dan mereka mengagetkan saya dengan pertanyaan "Mas Rico ga sadar ya tadi?". Terus saya ceritakan ke mereka kalau yang saya liat adalah sesosok wanita yang cantik dan keibuan. Saya bercerita tentang banyak hal dengan wanita itu, seolah mereka gak percaya dengan yang saya katakan. Karena mereka ga percaya, akhirnya saya tunjukkan sebuah foto, di foto itu ada foto seorang cewek dengan baju adat khas suku Dayak. Mereka semua terheran2 melihat foto itu.

Besoknya saya dibawa ke kepala suku Dayak disitu dan kepala suku itu menjelaskan kalau wanita itu adalah seorang putri Dayak, dan putri itu merupakan rebutan dari semua lelaki yang ada di kampung itu termasuk leluhur dari bapak kepala suku itu. Putri itu tidak menikah dan meninggalkan sukunya bersama dayang2 pergi kehutan dan tidak ditemukan lagi, dan wanita yang saya temukan itu adalah dayang dari putri itu.

Betapa saya kaget, tapi saya tetap berusaha tenang. Cerita ini tidak berakhir disitu saja, dan hari esok nya saya bermimpi lagi soal wanita itu dan dia berkata seandainya kamu lahir dijaman saya, saya gak akan kesepian seperti ini.. dan saya terbangun. Pada saat saya bangun, saya melihat dayang dan putri itu berdiri didepan saya. Dari hari itu mata saya bisa melihat hal2 gaib dan tak bisa membedakan yang mana bayangan yang mana yang asli.

Mungkin teman2 akan berfikir saya bohong, tapi inilah kehidupan di Kalimantan, antara dunia maya dan nyata begitu tipis karena masalah tahyul masih kental.

Saya akan menceritakan lagi beberapa kejadian aneh di beberapa lokasi saya kerja. Terima kasih all, saya bisa sharing pengalaman misteri disini. Maaf kalau tulisannya agak kacau.

Tenggarong, Kutai Kartanegara


Tenggarong merupakan sebuah kota kecamatan sekaligus ibu kota Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Wilayah Tenggarong yang terbagi dalam 13 kelurahan ini memiliki luas wilayah mencapai 398,10 km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 72.458(BPS 2007).

Sejarah

Tenggarong juga merupakan ibu kota Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura. Kota ini didirikan pada tanggal 28 September 1782 oleh Raja Kutai Kartanegara ke-15, Aji Muhammad Muslihuddin, yang dikenal pula dengan nama Aji Imbut.
Semula kota ini bernama Tepian Pandan ketika Aji Imbut memindahkan ibukota kerajaan dari Pemarangan. Oleh Sultan Kutai, nama Tepian Pandan kemudian diubah menjadi Tangga Arung yang berarti rumah raja. Namun pada perkembangannya, Tangga Arung lebih populer dengan sebutan "Tenggarong" hingga saat ini.
Menurut legenda Orang Dayak Benuaq dari kelompok Ningkah Olo, nama/kata Tenggarong menurut bahasa Dayak Benuaq adalah "Tengkarukng" berasal dari kata tengkaq dan bengkarukng, tengkaq berarti naik atau menjejakkan kaki ke tempat yang lebih tinggi (seperti meniti anak tangga), bengkarukng adalah sejenis tanaman akar-akaran. Menurut Orang Benuaq ketika sekolompok orang Benuaq (mungkin keturunan Ningkah Olo) menyusuri Sungai Mahakam menuju pedalaman mereka singgah di suatu tempat dipinggir tepian Mahakam, dengan menaiki tebing sungai Mahakam melalui akar bengkarukng, itulah sebabnya disebut Tengkarukng oleh aksen Melayu kadang "keseleo" disebut Tengkarong, lama-kelamaan penyebutan tersebut berubah menjadi Tenggarong. Perubahan tersebut disebabkan Bahasa Benuaq banyak memiliki konsonan yang sulit diucapkan oleh penutur yang biasa berbahasa Melayu/Indonesia.

Geografi

Kota Tenggarong terletak pada 116°47' - 117°04' Bujur Timur dan 0°21' - 0°34' Lintang Selatan. titik pusat tertinggi kota tenggarong dari permukaan laut ± 500 m. Tenggarong di lewati oleh aliran sungai Mahakam yang merupakan salah atu sungai terbesar di Kalimantan timur. kondisi lahan di tenggarong cenderung lahan rawa di daerah dataran dekat tepian sungai dan berbukit. suhu udara rata-rata di kota tenggarong adalah 30 °C, dengan curah hujan tahunan rata-rata 1500-2000 mm per-tahun

Objek wisata

  • Museum Mulawarman
Museum Mulawarman adalah museum yang berisi koleksi barang kerajaan kutai kartanegara dari masa lalu dan juga barang-barang kesenian.
  • Museum Kayu Tuah Himba
Museum yang mengoleksi ragam alam kabupaten kutai
  • Pulau Kumala
Pulau yang terletak di tengah aliran sungai Mahakam, dibangun dengan menawarkan beragam rekresai keluarga.
  • Planetarium Jagad Raya
tempat pengenalan astronomi.
  • Waduk Panji Sukarame
  • Makam Raja-Raja Kutai
  • Taman BJ (Bawah Jembatan) Kutai Kartanegara

Pusat kegiatan olahraga

Terdapat dua komplek olahraga di Tenggarong, yang pertama di kecamatan Tenggarong sendiri, kemudian dibangun komplek yang baru di kecamatan Tenggarong Seberang yang dinamakan GOR Aji Imbut.

Galeri

Makeup Untuk Wajah Bulat

Pulaskan highlight
Highlight apabila dipulaskan pada wajah bulat akan memberikan kesan wajah yang timbul dan lebih tegas garisnya. Perpaduan dari bedak dan bronzer, dapat menjadi highlight yang sempurna untuk mengoreksi wajah Anda.
Aturannya, pulas area tulang pipi dan rahang dengan bronzer, kemudian sepanjang tulang hidung. Seketika wajah akan tampak lebih ramping.

Makeup mata
Untuk makeup mata, usahakan membuat mata terlihat bulat dan besar. Pulaskan eyeliner hingga ke sudut mata dan aplikasikan maskara lebih tebal dan panjang.
Untuk eyeshadow di mata, pastikan Anda berhati-hati memilih warna yang sesuai dengan warna kulit Anda.

Bibir
Pilih warna-warna nude yang akan membuat bibir tampil lebih natural. Hindari warna-warna merah yang merona dan terang, yang akan membuat bibir Anda tampak seperti habis disengat lebah.
Lebih baik pilih warna lipstik nude pink atau beige.

Menata rambut
Rambut adalah salah satu faktor penting bagi Anda yang memiliki wajah bulat. Pastikan agar potongan rambut Anda dapat mengoreksi wajah yang lebar.
Akan lebih manis jika Anda meminta hairstylist memberikan sedikit aksen shaggy tajam sehingga membuat wajah tampak tirus.
Penting juga untuk memperhatikan busana yang Anda kenakan dan memilih yang memberikan kesan langsing.